Pao 

Nyetok pao beku lagi nih…

Kali ini nyoba resep yang nemplok di kotak raginya (tak persis, tentu saja, haha). Kalau isiannya mengarang bebas, seadanya persediaan bahan di dapur.

Bahan:

1000 gr tepung terigu cakra
500 ml air
100 gr shortening
250 gr gula halus
1 bungkus ragi instan GS

Isian

Aku pakai dua jenis isian, satu rasa coklat (coklat blok aja diiris-iris, aku pakai coklat baker’s mart, lebih enak dari colatta rasanya). Sebagian lagi kuisi adonan susu. Bahannya sbb:

250 gr kentang, direbus, haluskan
100 ml susu putih
2 sdm gula pasir
75 gr keju cheddar parut
Cara Pembuatan 

1. Campur bahan kering (terigu, ragi, gula halus) hingga rata.

2. Masukkan air perlahan sambil diaduk menggunakan spatula hingga bercampur rata.

3. Masukkan shortening. Aduk hingga kalis.

4. Bulatkan, istirahatkan selama ±20 menit. Tutup dengan serbet bersih lembab.

5. Sambil menunggu, kita buat isiannya: Rebus susu dengan api kecil. Masukkan keju parut dan gula pasir, aduk terus hingga bercampur (jika ingin larut, lebih baik menggunakan creamcheese). Terakhir masukkan kentang halus. Aduk terus hingga mengental dan meletup-letup. Angkat. Dinginkan.

6. Siapkan kukusan. Rebus air dan bungkus tutup panci dengan serbet bersih agar uap air tidak menetes ke dalam panci.

7. Bagi adonan menjadi 30 bagian (untuk ukuran bakpao matang ± sekepalan tangan). Aku gunakan spatula untuk memotong adonan.

8. Ambil tiap potong, bulatkan berjejer. Lalu beri isian kira-kira 1 sdm. Tarik sisa adonan ke arah bawah agar permukaannya bulat rapi. Beri alas potongan kertas roti.

9. Kukus ±10 menit. Beri jarak sekeliling min.½ diameter pao

Lalu setelah matang bisa langsung dimakan, sisanya simpan di kulkas. Kukus dulu jika akan dimakan.

P.S. Kalau dibanding resep dari mbak Astri Nugraha (yang dulu pernah aku coba di postingan Bakpau Setengah), yang ini kurang empuk. Jadinya lebih mirip tekstur bakpao di pasar, agak-agak kenyal gitu. 

Advertisements

Bubur kacang hijau

Ini adalah usaha untuk makan bubur kacang hijau paling mudah dan paling asik buat yang malas ke dapur atau menghampiri warung burjo terdekat, haha. Memang rasanya mungkin tidak semantap bubur kacang hijau yang dimasak dengan “layak”. Tapi, karena unsur-unsurnya terpenuhi dan teksturnya lumayan mirip, lumayan okelah buat yang lidahnya tidak terlalu menuntut kesempurnaan hidangan.

Langsung saja, kacang hijau yang sudah tanak tadi masukkan ke dalam mangkuk saji, tekan-tekan sedikit agar sedikit lunak. Lalu tuangkan santan instan (bisa cair atau bubuk, aku sendiri lebih suka menyimpan yang bubuk karena dapat disimpan lebih lama setelah dibuka). Tambahkan sedikit garam, gula pasir atau gula palem bagi yang suka hingga level kemanisan yang diinginkan. Setelah itu, siram dengan air panas (tinggal ambil dari dispenser atau water heater). Aduk-aduk, tadaa, jadilah. Pas nih, buat lazy brunch.