A warm surprise


Saya malas makan lagi setelah pas hari ied porsi makannya…, subhanallah :roll:. Hari ini tidak masak nasi. Brunch semangkuk bakso. Siangan lagi makan goreng ulen dan bebeye. Apa itu ulen? Ulen atau uli atau jadah kalo di jawa, dibuat dari nasi ketan yang ditumbuk dg parutan kelapa yang telah dikukus. Nah, tradisi Sunda, ulen biasanya dimakan langsung dengan peuyeum ketan (tape uli bagi orang betawi), atau digoreng dulu.

image
Sisi kiri adalah goreng ulen, sisi kanan sepiring bebeye

Nah, bebeye, yang posisinya di kanan dalam foto di atas merupakan masakan daur ulang. Pas lebaran kemarin saya masak opor dan bihun, lalu ada sambal goreng kentang. Tadi pagi, sisa makanan kemarin itu saya campur dan ditumis, diaduk-aduk. Kenapa disebut bebeye, karena memang diaduk sampai nampak beye (lembek). Padahal ya ga benyek juga sih, karena lebih enak ditumis sampai kering, dan agak mengerak.

Lalu, sorenya sudah berencana tidak makan lagi, meski lapar, heu… Padahal besok sudah harus sahur lagi tapi masih malas masak nasi. Eh, tiba-tiba tetangga mengetuk pintu dan mengantar sepiring pisang rebus! Alhamdulillah, tsumma alhamdulillah…

image

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s