Rawit Merah


image

Setelah sekian lama mengeluh tentang berbagai rumah makan yang sajiannya tak cocok di lidah, akhirnya kutemukan satu jawara makanan di jogja. Namanya saja sudah keren: “rawit merah”. Sajian andalannya adalah ayam kampung goreng. Tapi dilengkapi dengan berbagai pelengkap.

image

Ayam gorengnya enak, tidak berbumbu tajam sehingga tetap memunculkan cita rasa ayamnya. Selain itu, digoreng kering! Yay, yummy!

image

Foto paket 3 di atas diambil ketika aku tengah makan di sana. Lupa foto di awal, keburu lapar, he2.

Selain menu pilihan yang bisa dipadupadan oleh konsumen, ada beberapa menu paket dengan harga yg lebih hemat. Misal, paket favoritku paket merah 3 dan 4 yg masing masing terdiri atas nasi, lalapan mentah, sambal rawit merah dan paha bawah (paket 3) atau sayap (paket 4), ditambah segelas teh/sirup jeruk, harganya Rp 6000 untuk setiap paket. Menu kesukaanku lainnya adalah oseng pepaya. Juga ada goreng wader kering (wader: ikan kecil2, bungkreung kalo kata orang sunda mah).

Meski menurutku rawit merah ini juara di rasa maupun harga, hampir setiap kali ke sana di jam makan siang kelihatannya sepi terus. Aneh juga sih, sementara rumah makan yang menurutku sajiannya kurang enak malah relatif lebih ramai. Tapi, meski nampak sepi penpunjung, sering kulihat karyawannya sibuk menyiapkan nasi boks. Mungkin saja memang pangsa pasar utamanya di sana kali ya.

image

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s